Panduan

Berkas aplikasi Kaji Etik  Proposal Penelitian Mahasiswa Program Magister (S2), Doktoral (S3), dan Dosen dikirimkan secara online kepada Sekretariat Kaji Etik dengan tenggat waktu setiap tanggal 1 dan tanggal 15 setiap bulannya.

Berkas aplikasi permohonan kaji etik dikirimkan secara online ke alamat surel: kajietik.fpsiui.beta@gmail.com

Prosedur Pengajuan Aplikasi Kaji Etik

Ketentuan Umum Permohonan Kaji Etik

Penelitian yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa S2, mahasiswa S3, dan payung penelitian di bawah bimbingan dosen wajib mengajukan pendaftaran kaji etik penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa S1 tidak wajib mengajukan pendaftaran kaji etik penelitian. Jika oleh dosen pembimbing dipandang perlu untuk dilakukan review kaji etik, maka yang mengajukan permohonan kaji etik adalah dosen pembimbingnya

Untuk penelitian yang berada dalam satu payung penelitian dosen, yang mana memiliki prosedur dan partisipan yang sama, maka aplikasi kaji etik digabungkan menjadi satu aplikasi, dan ditandatangani oleh dosen maupun seluruh mahasiswa yang terlibat dalam payung penelitian tersebut.

Penelitian yang sudah melakukan pengambilan data tidak dapat mengajukan permohonan kaji etik. Apabila di kemudian hari diketahui bahwa pengaju telah mengambil data penelitian sebelum surat keterangan lolos kaji etik diterbitkan oleh Sekretariat Komisi Etik, maka proses review kaji etik akan dihentikan, tidak dapat dilakukan ke tahapan selanjutnya.

Mahasiswa Magister (S2), atau Doktoral (S3) yang mengajukan permohonan kaji etik harus mencantumkan NPM dalam judul file aplikasi kaji etik guna kepentingan administrasi tim kaji etik (misalnya: Aplikasi Kaji Etik – Andi – NPM : 111111111).

Setiap pengiriman berkas Formulir Kaji Etik beserta dengan lembar lampiran penelitian yang dikirim oleh mahasiswa pengaju kaji etik harus di Carbon copy (Cc) ke e-mail dosen pembimbing.

Surat keterangan lolos kaji etik akan dilengkapi dengan keterangan jangka waktu berlakunya surat tersebut. Penentuan jangka waktu akan disesuaikan dengan durasi penelitian. Apabila penelitian ingin dilakukan kembali setelah jangka waktu yang ada, maka proses kaji etik perlu diajukan kembali oleh peneliti.

× WhatsApp